Tidak merasakan tanda kehamilan tapi hamil

Diposting pada
Hamil
Hamil

Tidak merasakan tanda kehamilan tapi hamil – Beberapa perempuan memang tidak menikmati tanda kehamilan sama sekali, tetapi bukan berarti kandungannya tidak sehat. Bahkan, terdapat ibu yang sama sekali terbius sedang hamil hingga sejumlah hari sebelum melahirkan.

Beberapa perempuan berpegang pada pendapat umum, bahwa ketika hamil dia bakal mengalami fenomena kehamilan laksana mual, pusing, sampai muntah-muntah. Akan tetapi, tidak sedikit yang tidak tahu, bahwa kehamilan pun memiliki fenomena yang tidak umum, tetapi tetap normal. Seperti energi yang bertambah, gairah seks meningkat, serta nafsu santap bertambah. ( Baca : Cara cek kehamilan tanpa tespek )

Hal ini disebabkan hormon kehamilan mempunyai reaksi bertolak belakang pada tubuh wanita. Ada yang mual parah ketika hamil, terdapat pula yang tak mengalaminya sama sekali. Ada yang jadi lemas dan mudah lelah ketika hamil, tetapi ada pula yang kian penuh motivasi dan berenergi saat hamil.

Pastinya, andai dokter menuliskan Anda sehat dan janin sehat, pasti tak terdapat yang butuh dikhawatirkan. Lakukan pekerjaan seperti biasa sambil mengekor semua ajakan dokter untuk menciptakan kehamilan kita sehat dan fasih sampai persalinan.

Kehamilan Tanpa Tanda – Tanda Apakah Normal ?

Tidak menikmati tanda kehamilan sampai mencapai umur kandungan tertentu ialah hal normal, dan bukan pertanda bahwa janin bermasalah.

Ada ibu hamil yang menjangkau usia kandungan 7 minggu tidak menikmati tanda kehamilan apapun, sesudah itu, fenomena seperti mual, nafsu makan meningkat dan lainnya mulai muncul. Bagi sejumlah ibu, fenomena kehamilan hadir secara perlahan, terdapat pula yang hadir tiba-tiba tanpa peringatan.

Bagi ibu yang masih hamil muda, barangkali dia tidak bakal merasakan fenomena apapun. Karena benih yang sudah dibuahi baru menempel di dinding rahim 6-12 hari sesudah ovulasi. Selama masa ini, tubuh ibu tidak menyadari evolusi apapun, sampai-sampai tidak menunjukkan fenomena kehamilan.

Tidak adanya fenomena kehamilan di trimester kesatu bukan berarti kita tidak bakal pernah mengalaminya. Bisa jadi gejalanya bakal muncul saat memasuki trimester kedua atau bahkan ketiga.

Mual dan muntah sekitar kehamilan dinamakan morning sickness. Sebagian besar ibu yang hamil muda akan merasakan hal ini. Namun selama 20% tidak mengalami fenomena tersebut.

Mual dan muntah diakibatkan oleh evolusi hormon saat hamil. Pada ketika hamil maka tubuh bakal menghasilkan hormon HCG (human chorionic gonadotropin), dan diiringi penambahan hormon estrogen.

Setiap orang memang mempunyai sensitivitas yang bertolak belakang terhadap evolusi hormon ini sampai-sampai ada orang yang merasakan mual muntah yang hebat (hiperemesis gravidarum), terdapat yang mual muntah yang wajar, dan ada pun yang tidak mengeluhkan mual muntah sama sekali laksana yang kamu alami.

Jadi urusan yang kamu alami masih normal. Walaupun ada sejumlah orang mengalaminya sesudah usia kehamilan sejumlah minggu. Normalnya mual muntah ini mulai dialami pada minggu kesatu dan bakal bertahan hingga bulan ke 3 kehamilan.

Baca : Cara Menggugurkan Kandungan Alami

Namun pada 10% perempuan keluhan bisa bertahan hingga bulan ke 5. Hal ini sama sekali tidak berbahaya untuk kehamilan. Beberapa hal resiko merasakan mual muntah ketika hamil (morning sickness) merupakan

  • Hamil kesatu
  • Pernah merasakan mual muntah pada kehamilan sebelumnya
  • Riwayat morning sickness di keluarga
  • Mengandung anak kembar

Gejalanya bisa berupa mual, muntah, cepat lelah, sensitivitas terhadap bau meningkat. Biasanya di picu oleh obesitas atau stress. Penanganan yang bisa dilalukan secara berdikari di lokasi tinggal adalah

  • Menjaga asupan cairan supaya tidak terjadi dehidrasi
  • Makan tidak banyak tapi tidak jarang utamakan santap biskuit kering
  • Apabila paling mual fapat minum air jahe guna menguranginya.
  • Hindari pemakaian pakaian dengan pinggang yang ketat.

Untuk keluhan tidak jarang kencing baru akan hadir setelah umur kehamilan tidak cukup lebih 8 minggu sebab pada ketika ini ukurab rahim sudah lumayan besar untuk mengurangi kandung kemih. Beberapa tanda bahaya kehamilan muda yang patut kamu waspadai merupakan

  • Mual muntah yang berlebihan
  • Perdarahan
  • Demam tinggi
  • Keputihan yang disertai gatal dan berbau.

Untuk menghilangkan kecemasan, Anda dapat melakukan USG guna meyakinkan bahwa janin tumbuh dengan sehat walaupun kita tidak menikmati tanda kehamilan sama sekali. Tetaplah mengonsumsi vitamin kehamilan dan makanan sehat cocok anjuran dokter.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *