Apakah Menelan Sperma Bisa Menyebabkan Kehamilan

Diposting pada
Menelan Sperma Menyebabkan Kehamilan
Menelan Sperma Menyebabkan Kehamilan

Saat oral seks, sering penetrasi sampai orgasme dalam mulut menjadi suatu kesenangan alami untuk pria. Kenikmatan lelaki tersebut, kadang memunculkan rasa was-was tersendiri oleh wanita, khususnya saat sperma tertelan hingga ke dalam perut.

Apakah menelan sperma bisa buat hamil? Atau adakah bahaya atau penyakit yang timbul sebab menelan sperma? Jika kita penasaran tentang jawaban tersebut, baiknya simak keterangan dibawah ini.

Buat kita yang masih baru di dunia oral seks, tentunya bertanya-tanya, apa benar Menelan Sperma Menyebabkan Kehamilan ? Jawabannya, tidak. Kenapa tidak ?

Kehamilan tersebut terjadi melulu karena adanya pembuahan yang dilaksanakan saat penetrasi. Sperma yang kita telan tersebut seharusnya masuk pada sel ovum dalam rahim, kemudian menghasilkan pembuahan dan selanjutnya kehamilan.

Menelan sperma jatuhnya bukan ke sistem reproduksi wanita, sebab sperma yang masuk lewat tenggorokan bakal berlabuh ke sistem pencernaan. Setelah sampai, zat asam lambung pada perut bakal membunuh sperma dan sperma tidak bermanfaat lagi.

Sperma ialah sebagian kecil dari air mani. Air mani sendiri mayoritas terdiri dari air. Namun pun berisi asam amino, protein, gula laksana fruktosa dan glukosa, serta mineral laksana zinc, kalsium, dan vitamin C.

Kalau disaksikan dari kandungannya, menelan air mani beserta sperma tidaklah berbahaya. Tapi bakal lain ceritanya bila pasangan kita menderita infeksi menular seksual.

Mengenai rasanya, sifat basa yang dipunyai oleh air mani akan menyerahkan rasa pahit. Namun adanya gula laksana fruktosa dan glukosa dapat menyerahkan rasa manis.

Kandungan zinc menyerahkan rasa metalik. Namun sejumlah berpendapat bahwa rasa bakal berbeda-beda tergantung apa yang dimakan.

Bahaya Kah Menelan Sperma ?

Sebetulnya, bahaya yang didapatkan ini lebih mengacu untuk penyakit menular seksual ketika oral seks dilakukan. Mulut yang sedang sariawan atau ada luka, lazimnya akan lebih rentan terpapar infeksi.

Kondisi mulut yang sedang luka, akan gampang terkena virus dari Mr. P atau Mrs. V yang sudah terinfeksi. Terlepas dari adanya luka atau tidak, untuk sejumlah penyakit menular sebenarnya hanya dibutuhkan kontak antar kulit supaya bisa terjadi penularan.

Penyakit yang bisa menyerang dampak oral seks antara beda HPV, HIV, gonore, klamidia, herpes, serta masih tidak sedikit penyakit menular seksual lainnya.

Satu-satunya teknik yang memastikan 100% tidak terjadinya penularan infeksi menular seksual ialah dengan tidak mengerjakan seks dalam format apapun.

Namun bila Anda bakal melakukannya, ada sejumlah hal yang dapat Anda kerjakan sebagai upaya pencegahan. Gunakan kondom saat Anda mengerjakan oral pada Mr. P. Perhatikan pun apakah pasangan kita alergi terhadap bahan latex.

Bila ya, pakai kondom berbahan plastik (polyurethane). Ketika mengerjakan oral pada Mrs. V, pakai dental dam. kita juga dapat menggunakan kondom saat melakukan oral  pada Mrs. V.

Potong kondom menjadi format segiempat, letakkan antara mulut kita dan Mrs. V pasangan. Jika terlanjur bisa menggunakan obat mencegah kehamilan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *