Harga obat gastrul cytotec untuk keguguran di apotik
Obat Gastrul
Obat Gastrul

Gastrul adalah obat dengan bahan aktif Misoprostol. Obat ini adalah analog prostaglandin sintetis. Obat ini memiliki sifat antiseptif dan protektif dan dapat digunakan untuk mempercepat penyembuhan ulkus lambung dan ulkus duodenum.

Gastrul bekerja dengan mengurangi kadar asam lambung. Selain itu, obat ini juga meningkatkan produksi bikarbonat dan lendir di lambung yang melindungi usus dan lambung dari berbagai zat asam.

Selain itu obat ini juga dapat bekerja memicu kontraksi dinding tengah rahim dan mengendurkan serviks. Ini menjadikan Gastrul dapat digunakan sebagai salah satu obat aborsi.

Manfaat dari Gastrul adalah untuk mengatasi beberapa masalah postpartum seperti pendarahan yang berlebihan setelah melahirkan. Selain itu, obat ini juga dapat digunakan untuk induksi persalinan. Penggunaan obat Gastrul untuk persalinan diberikan melalui mrs. V.

Selain manfaat di atas, obat-obatan dengan Misoprostol seperti Gastrul juga dapat digunakan untuk aborsi. Umumnya obat ini diberikan bersama dengan Mifepristone.

Meskipun dapat digunakan untuk aborsi, penggunaan Gastrul harus di bawah pengawasan dokter karena aborsi legal hanya dapat dilakukan di bawah pengawasan dokter dan harus mengikuti semua rangkaian perawatan aborsi sampai selesai.

Harga Obat Gastrul Per Butir di Apotik

Gastrul hadir dalam bentuk tablet yang mengandung 200 mcg Misoprostol untuk setiap tablet. Harga gastrul bervariasi di pasaran, umumnya dijual dengan Harga Obat Gastrul Rp. 85.000 per tablet. Dosis Gastrul yang diberikan disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan pasien. Berikut ini adalah dosis Gastrul yang direkomendasikan:

  • Pengobatan tukak lambung dan tukak duodenum: 800 mcg per hari, dibagi menjadi 2-4 dosis per hari. Obat ini diberikan setidaknya selama 4 minggu atau bahkan dapat dilanjutkan selama 8 minggu.
  • Pencegahan tukak lambung karena NSAID dan tukak duodeunum: 200 mcg per hari, dibagi menjadi 2-4 kali sehari dan diberikan bersama dengan NSAID.
  • Aborsi di bawah 49 hari: 400 mg sekali sehari, diberikan 36-48 jam setelah pemberian Mifepristone.
  • Induksi persalinan: 25 mchg, diberikan melalui vagina setiap 4 hingga 6 jam.

Dosis yang diberikan dapat berubah tergantung pada kebutuhan dan kondisi pasien. Jangan mengubah dosis tanpa berdiskusi dengan dokter atau apoteker.

Efek Samping dari Obat Gastrul

Gastrul berpotensi menyebabkan efek samping seperti kebanyakan obat. Beberapa efek samping Gastrul yang terjadi ketika tidak diketahui sebagai berikut:

  • Diare
  • Sakit perut
  • Dispepsia
  • Mual dan muntah
  • Pendarahan
  • Ruam
  • Pusing

Efek samping yang terjadi bisa ringan hingga berat. Jika Anda mengalami salah satu efek samping di atas, segera hentikan penggunaan obat. Jika efek sampingnya tidak membaik, segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Peringatan dan Perhatian

Gastrul termasuk dalam kelompok obat keras yang penggunaannya harus melalui resep dokter. Berikut ini adalah berbagai hal yang harus menjadi peringatan dan perhatian dalam menggunakan Gastrul:

  • Jangan gunakan obat ini pada pasien yang hipersensitif terhadap komponen obat ini dan obat serupa.
  • Jangan gunakan obat ini untuk wanita yang sedang hamil atau yang merencanakan kehamilan. Obat ini termasuk dalam kategori X, yang berarti telah terbukti memiliki efek negatif pada janin.
  • Penggunaan pada ibu menyusui harus di bawah pengawasan dokter. Gastrul dapat diserap melalui ASI, tetapi tidak ada efek samping yang diketahui pada bayi.
  • Pemberian obat ini kepada wanita usia subur hanya boleh dilakukan jika pasien memerlukan terapi NSAID dan berisiko tinggi terkena komplikasi ulkus NSAID. Psien sebelumnya harus memahami efek samping obat ini pada kehamilan.
  • Hati-hati menggunakan obat ini pada pasien dengan tekanan darah rendah karena dapat menyebabkan komplikasi parah seperti penyakit jantung dan penyakit serebrovaskular.
  • Hati-hati menggunakan obat ini pada pasien dengan gangguan fungsi ginjal dan hati.
  • Obat ini tidak dianjurkan untuk digunakan oleh anak-anak.
  • Penggunaan obat ini untuk menggugurkan kandungan tanpa pengawasan dokter tidak boleh dilakukan karena aborsi yang dilakukan tidak sesuai prosedur berpotensi membahayakan kehidupan wanita hamil.